Jumat, 31 Januari 2014
larangan islam dalam berputus asa
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ, الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ, أَمَّا بَعْدُ:
Saudaraku Seiman…Seorang muslim diharamkan berputus asa dalam hal apapun, baik dalam usaha dunia seperti; mencari rezeki, melamar kerja, mengobati penyakit dan lain-lain atau usaha akhirat, seperti; bertobat, memulai ibadah yang sudah lama ditinggal, melawan hawa nafsu untuk berbuat maksiat dan lain-lain.Semoga dengan tulisan di bawah ini dapat mengobati penyakit PUTUS ASA, KARENA MEMANG MUSLIM PANTANG UNTUK BERPUTUS ASA!!!Saudaraku Seiman…Selalu saja ada ujian dan musibah yang menghadang selama hayat masih di kandung badan, karena hal ini sudah penegasan Allah Ta’ala:
{ أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ (2) وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ} [العنكبوت: 2، 3]
Artinya: “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?”. “Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” Al ‘Ankabut: 2-3.Ibnu Katsir rahimahullah berkata:
وقوله: { أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ } استفهام إنكار، ومعناه: أن الله سبحانه وتعالى لا بد أن يبتلي عباده المؤمنين بحسب ما عندهم من الإيمان، كما جاء في الحديث الصحيح: "أشد الناس بلاء الأنبياء ثم الصالحون، ثم الأمثل فالأمثل، يبتلى الرجل على حسب دينه، فإن كان في دينه صلابة زيد في البلاء" . وهذه الآية كقوله: { أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ } [آل عمران: 142]، ومثلها في سورة "براءة" وقال في البقرة: { أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ } [البقرة: 214]؛ ولهذا قال هاهنا : { وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ } أي: الذين صدقوا في دعواهم الإيمان مِمَّنْ هو كاذب في قوله ودعواه. والله سبحانه وتعالى يعلم ما كان وما يكون، وما لم يكن لو كان كيف يكون . وهذا مجمع عليه عند أئمة السنة والجماعة؛ ولهذا يقول ابن عباس وغيره في مثل: { إِلا لِنَعْلَمَ } [البقرة: 143]: إلا لنرى؛ وذلك أن الرؤية إنما تتعلق بالموجود، والعلم أعم من الرؤية، فإنه [يتعلق] بالمعدوم والموجود.
Dan Firman-Nya: “{ أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ }” ini adalah pertanyaan yang berupa pengingkaran, dan maknanya adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala harus menguji hamba-hamba-Nya kaum beriman ssuai engan kadar iman yang ada pada mereka, sebagaimana disebutkan dalam hadits Shahih: “Manusia yang paling berat siksanya adalah para Nabi kemudia orang-orang shalih kemudian semisal dengan mereka lalu semisal dengan mereka, seseorang diuji sesuai dengan kadar agamanya, jika di dalam agamanya terdapat kekokohan maka akan ditambahkan di dalamnya ujian.” Dan ayat ini seperti Firman-Nya:
“{ أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ }”
(artinya: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar). Dan semisal dengannya di dalam surat Bara’ah dan Allah berfirman di dalam, surat Al Baqarah:
“{ أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ }”
(Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat). Oleh sebab itulah beliau berfirman di dalam ayat ini:
{ وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ }
(“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”) yaitu orang-orang yang jujur di dalam pengakuan mereka tentang iman, dai orang yang dusta di dalam perkataannya dan pengakuannya dan Allh Ta’ala mengetahui apa yang teah terjadi dan apa yang sedang terjadi dan apa yang belum terjadi jikalau terjadi bagaimana terjadinya.” Dan hal ini disepakati oleh para imam Ahlu Sunnah Wal Jamaah, oleh sebab inilah Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhuma dan selainnya berkata di dalam ayat seperti { إِلا لِنَعْلَمَ } (melainkan agar kami mengetahui) maksudnya adalah melainkan agar kami melihat, yang demikian itu karena penglihatan terkait dengan yang ada dan ilmu lebih umum dari penglihatan, karena ia berkaitan dengan yang tidak ada dan yang ada.” Lihat kitab Tafsir Ibnu Katsir, 6/263. Untuk menghadapi musibah dan ujian itu PANTANG BAGI SEORANG MUSLIM BERPUTUS ASA, hal ini dikarenakan beberapa hal:1. Allah dan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam melarang berputus asa
{ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ } [يوسف: 87]
Artinya: “dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". QS. Yusuf: 87.
{قَالُوا بَشَّرْنَاكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُنْ مِنَ الْقَانِطِينَ} [الحجر: 55]
Artinya: “Mereka menjawab: "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa.” QS. Al Hijr: 55.Dan telah terdapat laranag untuk berputus asa dalam perihal mencari rezeki dan penghasilan untuk hidup di dunia serta disebabkan kemiskinan dan kebutuhan serta datangnya musibah yang menimpa.
{وَإِذَا أَذَقْنَا النَّاسَ رَحْمَةً فَرِحُوا بِهَا وَإِنْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِمَا قَدَّمَتْ أَيْدِيهِمْ إِذَا هُمْ يَقْنَطُونَ (36) أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّ اللَّهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَقْدِرُ إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ} [الروم: 36، 37]
Artinya: “Dan apabila Kami rasakan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan rahmat itu. Dan apabila mereka ditimpa sesuatu musibah (bahaya) disebabkan kesalahan yang telah dikerjakan oleh tangan mereka sendiri, tiba-tiba mereka itu berputus asa.” “Dan apakah mereka tidak memperhatikan bahwa sesungguhnya Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan Dia (pula) yang menyempitkan (rezeki itu). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang beriman.” QS. Ar Rum: 36-37.Dan juga terdapat larangan untuk berputus asa dari mendapatkan ampunan dan penghapusan dosa-dosa.
{ قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ } [الزمر: 53]
Artinya: “Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” QS. Az Zumar: 53.Syaikh Abdurrahman bin NAshir As Sa’di rahimahullah berkata:
{ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ } أي: لا تيأسوا منها، فتلقوا بأيديكم إلى التهلكة، وتقولوا قد كثرت ذنوبنا وتراكمت عيوبنا، فليس لها طريق يزيلها ولا سبيل يصرفها، فتبقون بسبب ذلك مصرين على العصيان، متزودين ما يغضب عليكم الرحمن، ولكن اعرفوا ربكم بأسمائه الدالة على كرمه وجوده، واعلموا أنه يغفر الذنوب جميعا من الشرك، والقتل، والزنا، والربا، والظلم، وغير ذلك من الذنوب الكبار والصغار.
Artinya: “{ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ } (Janganlah kalian qunuth dari rahmat Allah) maksudnya yaitu janganlah kalian berputus asa darinya, maka kalian akan menyeburkan dengan tangan-tangan kalian kepada kehancuran, dan kalian akan mengatakan: “Sungguh telah banyak dosa kami dan bertumpuk kesalahan kami”, dan tidak ada jalan yang menghilangkannya, tidak ada jalan yang merubahnya, maka akhirnya kalian akan tetap (seperti itu) dengan sebab demikian kalian akan terus-menerus dalam maksiat, menambahkan apa yang dimurkai oleh Allah Yang Maha Pengasih atas kalian, akan tetapi kenalilah Rabb kalian dengan Nama-Nama-Nya yang menunjukkan atas kemurahn dan pemberian-Nya, dan ketauhilah bahwa Dia mengampuni seluruh dosa dari kesyirikan, pembbunuhan, zina, riba, kelaliman dan selainnya berupa dosa- besar dan kecil.” Lihat tafsir As Sa’di dalam tafsir surat Az Zumar ayat: 53.2. Putus asa adalah sifat khusus orang kafir dan lalim
{ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ } [يوسف: 87]
Artinya: “dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir". QS. Yusuf: 87.
56].Artinya: “Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat". QS. Al Hijr: 56.Jika diperhatikan redaksi dua ayat di atas, maka akan di dapati di dalam surat yusuf ayat 83, Allah ta’ala menyebutkan peniadaan terlebih dahulu (إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ) kemudian di akhiri dengan pengecualian (إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ ) dan hal ini biasanya dalam bahasa Arab menunjukkan kepada kekhususan.Dan di dalam surat Al Hijr ayat 56: Allah Ta’ala menyebutkan Syarat terlebih dahulu (وَمَنْ يَقْنَطُ مِنْ رَحْمَةِ رَبِّهِ) dan diahkiri dengan pengecualian (إِلَّا الضَّالُّونَ) dan hal ini biasanya dalam bahasa Arab juga menunjukkan kepada kekhususan. 3. Semakin sulit ujian dan musibah, berarti semakin dekat jalan keluar dan pasti ada jalan keluar dari kesulitan dan ujian tersebut!!!.
{ لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا } [الطلاق: 7]
Artinya: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.” QS. Ath Thalaq: 7.
{ وَهُوَ الَّذِي يُنَزِّلُ الْغَيْثَ مِنْ بَعْدِ مَا قَنَطُوا وَيَنْشُرُ رَحْمَتَهُ } الشورى : 28 .
Artinya: “Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” QS. Asy Syura: 28.
{ حَتَّى إِذَا اسْتَيْأَسَ الرُّسُلُ وَظَنُّوا أَنَّهُمْ قَدْ كُذِبُوا جَاءهُمْ نَصْرُنَا } سورة يوسف 110
Artinya: “Sehingga apabila para rasul tidak mempunyai harapan lagi (tentang keimanan mereka) dan telah meyakini bahwa mereka telah didustakan, datanglah kepada para rasul itu pertolongan Kami, lalu diselamatkan orang-orang yang Kami kehendaki. Dan tidak dapat ditolak siksa Kami daripada orang-orang yang berdosa.” Qs. Yusuf: 110.
{ حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللهِ أَلا إنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ } سورة البقرة 214
Artinya: “…sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” QS. Al Baqarah: 214.
{فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6)} [الشرح: 5، 6]
Artinya: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”, “Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” QS. Asy Syarh: 5-6.Ibnu Rajab Al Hanbali rahimahullah berkata:
أنَّ أبا عبيدة حُصِرَ فكتب إليه عمرُ يقول : مهما ينْزل بامرئٍ شدَّةٌ يجعل الله بعدها فرجاً ، وإنَّه لن يَغلِبَ عسرٌ يُسرين
“Bahwa Abu Ubaidah ketika dikepung (oleh musuh), lalu ia menulis surat kepada Umar radhiyallahu ‘anhu: “Kesulitan apapun yang didapati oleh seseorang maka Allah akan menjadikan setelahnya kemudahan, dan sesungguhnya tidak akan pernah menang satu kesulitan melawab dua kemudahan.” Lihat kitab Jami’ Al ‘Ulum wa Al Hikam, 21/40.RAHASIA MENARIK KENAPA SEMAKIN SULIT KESULITAN MAKA SEMAKIN DEKAT SOLUSI DAN JALAN KELUAR.Ibnu Rajab Al Hanbali rahimahullah menjelaskan:
ومن لطائف أسرار اقتران الفرج بالكرب واليُسر بالعسر : أنَّ الكربَ إذا اشتدَّ وعَظُمَ وتناهى ، وحصل للعبد الإياسُ من كَشفه من جهة المخلوقين ، وتعلق قلبُه بالله وحده ، وهذا هو حقيقةُ التوكُّل على الله ، وهو من أعظم الأسباب التي تُطلَبُ بها الحوائجُ ، فإنَّ الله يكفي من توكَّل عليه ، كما قال تعالى : { وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ }
D
Diam itu emas
Perhatikanlah, sesungguhnya karena lisan seseorang bisa terjerumus dalam jurang kebinasaan.
Lihatlah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ketika berbicara dengan Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu,
أَلاَ أُخْبِرُكَ بِمَلاَكِ ذَلِكَ كُلِّهِ. قُلْتُ بَلَى يَا نَبِىَّ اللَّهِ قَالَ فَأَخَذَ بِلِسَانِهِ قَالَ كُفَّ عَلَيْكَ هَذَا. فَقُلْتُ يَا نَبِىَّ اللَّهِ وَإِنَّا لَمُؤَاخَذُونَ بِمَا نَتَكَلَّمُ بِهِ فَقَالَ ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ يَا مُعَاذُ وَهَلْ يَكُبُّ النَّاسَ فِى النَّارِ عَلَى وُجُوهِهِمْ أَوْ عَلَى مَنَاخِرِهِمْ إِلاَّ حَصَائِدُ أَلْسِنَتِهِمْ.
“Maukah kuberitahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?”Jawabku: “Iya, wahai Rasulullah.” Maka beliau memegang lidahnya dan bersabda, “Jagalah ini”. Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kami dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?” Maka beliau bersabda, “Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya (atau ada yang meriwayatkan batang hidungnya) di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?” (HR. Tirmidzi no. 2616. Tirmidzi mengatakan hadits ini hasan shohih)
Hendaklah seseorang berpikir dulu sebelum berbicara. Siapa tahu karena lisannya, dia akan dilempar ke neraka. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ لاَ يَرَى بِهَا بَأْسًا يَهْوِى بِهَا سَبْعِينَ خَرِيفًا فِى النَّارِ
“Sesungguhnya seseorang berbicara dengan suatu kalimat yang dia anggap itu tidaklah mengapa, padahal dia akan dilemparkan di neraka sejauh 70 tahun perjalanan karenanya.” (HR. Tirmidzi no. 2314. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ رِضْوَانِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً ، يَرْفَعُ اللَّهُ بِهَا دَرَجَاتٍ، وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّمَ
“Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (HR. Bukhari no. 6478)
إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيهَا يَهْوِى بِهَا فِى النَّارِ أَبْعَدَ مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ
“Sesungguhnya ada seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dipikirkan bahayanya terlebih dahulu, sehingga membuatnya dilempar ke neraka dengan jarak yang lebih jauh dari pada jarak antaratimur dan barat.” (HR. Muslim no. 2988)
Imam Nawawi rahimahullah dalam Syarh Muslim (18/117) tatkala menjelaskan hadits ini mengatakan, “Ini semua merupakan dalil yang mendorong setiap orang agar selalu menjaga lisannya sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا، أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka berkatalah yang baik dan jika tidak maka diamlah.” (HR. Bukhari no. 6018 dan Muslim no. 47). Oleh karena itu, selayaknya setiap orang yang berbicara dengan suatu perkataan atau kalimat, merenungkan apa yang akan ia ucap. Jika memang ada manfaatnya, barulah ia berbicara. Jika tidak, hendaklah dia menahan lisannya.”
Dalam Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Tidak ada perkataan yang bersifat pertengahan antara bicara dan diam. Yang ada, suatu ucapan boleh jadi adalah kebaikan sehingga kita pun diperintahkan untuk mengatakannya. Boleh jadi suatu ucapan mengandung kejelekan sehingga kita diperintahkan untuk diam.”
Ibnu Mas’ud pernah berkata, “Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang benar selain Dia. Tidak ada di muka bumi yang lebih berhak untuk dipenjara dalam waktu yang lama daripada lisan.” (Dinukil dari Jami’ul ‘Ulum wal Hikam)
Ibnul Mubarok ditanya mengenai nasehat Luqman pada anaknya, lantas beliau berkata, “Jika berkata (dalamkebaikan) adalah perak, maka diam (dari berkata yang mengandung maksiat) adalah emas.” (Dinukil dari Jami’ul ‘Ulum wal Hikam)
Diam itu lebih baik daripada berbicara sia-sia bahkan mencela atau mencemooh yang mengandung maksiat.
Itulah manusia, ia menganggap perkataannya tidak berdampak apa-apa, namun di sisi Allah bisa jadi perkara besar. Allah Ta’ala berfirman,
وَتَحْسَبُونَهُ هَيِّنًا وَهُوَ عِنْدَ اللَّهِ عَظِيمٌ
“Kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” (QS. An Nur: 15). DalamTafsir Al Jalalain dikatakan bahwa orang-orang biasa menganggap perkara ini ringan. Namun, di sisi Allah perkara ini dosanya amatlah besar.
Wallahu waliyyut taufiq.
Senin, 20 Januari 2014
Panel Utama pada
blender , yaitu:
1. Menu
Pada menu terdapat :
a) File yang merupakan menu utama untuk melakukan new, open,
save, close, setting dan yang lainnya sebagai mana pada program 3D lain
b) Add digunakan untuk menambahkan objek-objek, seperti
kamera, lighting dan objek 3D
c) Timeline digunakan untuk mengatur animasi pada blender
d) Game berguna untuk memulai scripting program game
e) Render berfungsi untuk melihat hasil rendering dan
settingnya
f) Help digunakan untuk melihat bagaimana blender bekerja
dan berbagai jawaban untuk pertanyaan dari user
2. View Port
Pada View Port, terdapat 3 objek, yaitu Cube, Ligthing dan
Camera. Secara default, View Port memiliki axis X dan Y. dan didalam view port ini
kita bisa melihat project dalam berbagai macam sudut dan dapat mengatur letak
dan kamera serta sebagainya
3. Tool Button
a) Translate Manipulator Mode
Mempunyai simbol segitiga merah
Pengunaanya bisa dengan menekan Ctrl Alt G
Kegunaannya adalah untuk mengambil objek
b) Rotate Manipulator Mode
Mempunyai simbol lingkaran hijau
Pengunaan bisa dengan menekan Ctrl Alt R
Kegunaannya untuk merotasi objek
c) Scale Manipulator Mode
Mempunyai simbol persegi biru
Pengunaan bisa dengan menekan Ctrl Alt S
Kegunaannya untuk memperbesar atau memperkecil objek
d) Transform Orientation
digunakan untuk merubah orientasi saat mentransformasi
e) Rotating / Scalling Pivot
Mempunyai simbol titik hitam beserta tanda panah,
Pivot adalah titik pusat dari suatu objek, secara default
pada blender kita menggunakan Median Point
Dan setelah kita mengulas blender secara singkat maka saya
akan mengungkapkan keungulan dari Blender 3D
Keunggulan Blender 3D
1. Tampilan dan pengunaan yang mudah dipahami dan tertata
rapi.
2. Tool untuk membuat objek 3D yang lengkap meliputi
modeling, UV mapping,texturing, rigging, skinning, animasi, particle dan
simulasi lainnya, scripting,rendering, compositing, post production dan game
creation.
3. Cross Platform, dengan uniform GUI dan mendukung semua
platform.
4. Blender 3D dapat digunakan pada semua system operasi baik
windows, Linux, OS X, FreeBSD, Irix, Sun dan sistem operasi yang lainnya.
5. Kualitas arsitektur 3D dengan berkualitas yang tinggi dan
bisa dikerjakan dengan lebih cepat dan efisien.
6. Mempunyai forum dan komunitas yang dapat membantu kita
untuk menyelesaikan project yang di buat.
7. File yang berukuran kecil.
8. Terlebih lagi Free atau gratis.
TOOLS PADA BLENDER
Setelah kita membahas tentang penjelasan blender dan
sekarang kita masuk pada pembahasan toolsnya. Pada blender terdapat beberapa
tool untuk membuat objek 3D yaitu :
1. Modeling
Adalah untuk pembuatan model pada awal 3D
2. UV Mapping
Adalah untuk memindahkan objek berdasarkan vertexnya
3. Texturing
Adalah pembuatan textur pada objek bisa dengan meload gambar
dari kita sendiri, ataupun dari bawaan blender.
4. Rigging
Adalah untuk pembuatan tulang/ bones pada objek
5. Skinning
Adalah pemberian skin pada objek/ model
6. Animasi
Adalah pembuatan animasi/ gerakan pada objek dengan mengunakan
time line.
7. Particle
Adalah untuk pembuatan particle pada objek / model.
Dan untuk simulasi tedapat:
1. Scripting
2. Rendering
3. Compositing
4. Post production
5. Game creation.
http://candle-dee.blogspot.com/2010/06/game-engine-blender-vs-ogre.html
http://www.devilzc0de.org/forum/thread-3642-post-41488.html#pid41488
http://ardi-firmansyah.blogspot.com/2010/11/blender-getting-started.html
I PENDAHULUAN
Animasi ialah teknik dimana mengubah suatu benda mati
menjadi bergerak, seorang pelaku pembuat animasi biasa di sebut sebagai
animator. Sekarang ini banyak sekali aplikasi penunjang untuk membuat sebuah
animasi baik dari berbayar ataupun yang gratis atau open source yang akan
semakin mempermudah aniamtor, di sini saya akan sedikit membahas tentang sebuah
sebuah aplikasi berbasis open source dari platform linux yaitu blender.
II Pengenalan palikasi Blender
Apliaksi ini dikembangkan secara bebas atau open source dari
versi yang terbaru sekarang ini adalah versi 2.6 yang brminat untuk
menginstallnya bisa langsung lewat terminal atau bila anda
menggunakan linux ubuntu tinggal disearch di ubuntu software
center.
Aplikasi ini pada dasarnya untuk membuat objek animasi 3D
tetapi sebenarnya masih banyak lagi fitur-
fitur yang lainnya seperti untuk editing video dan
masih banyak lagi tinggal anda explorasi saja.
III. Pengenalan Shortcut
A. Basic
B. Modelling
C. Changing Modes
D. Fly Mode
E. Animation
III. Beberapa hal yang perlu dipelajari oleh Animator
Menjadi seorang Animator tidak hanya sekedar membuat gambar bergerak
saja, lebih dari itu, setiap gerakan animasi harus dibuat tampak 9nyata. Oleh
sebab itu syarat untuk menjadi seorang animator diantaranya dengan menguasai 12
prinsip dasar animasi yaitu :
1. Straight ahead action and pose to pose
Ada dua teknik dalam pembuatan animasi, yaitu
Straight ahead action dan pose to pose.
Mungkin anda pernah membuat aniamsi sederhana di sudut buku
yang tebal dari mulai halaman awal dan seterusnya sampai halaman akhir sehingga
aniamsi sederhana tersebut bisa disaksikan dengan mem-Flip book-nya.
Begitulah cara kerja Straight ahead.
Straight ahead adalah teknik membuat animasi secara alngsung
mulai dari awal sampai gerakan selesai. Teknik ini dianggap mampu memberikan
spontanitas yang ekpresif.
Namun jeleknya tidak bisa mengontrol jumlah frame yang
diperlukan untuk membuat sebuah adegan, dan sulit menjaga kontiyuitas gambar.
Pose to pose atau bisa disebut dengan teknik keyframe adalah
teknik membuat animasi yang lazim digunakan para animator yang bekerja secara
team. Teknik ini akan mempermudah dalam perencanaan gerakan karena sebelumnya
dibuat pose atau keyframe terlebih dahulu sebelum dibuat gambar inbetweeennya.
Namun teknik yang paling efektif untuk membuat animasi
menurut Richard Williams adalah penggabungan dari kedua metode
tersebut .
2. Timing
Seorang aniamtor harus membuat perkiraan waktu dari sebuah
adegan/gerakan yang dibuatnya mampu memberikan kesan yang nyata.
Ketepatan membuat pengaturan waktu akan memberikan kesan
yang tepat pada karakter sebuah benda atau orang, atau bahkan mampu memberikan
informasi emosi karakter.
3. Secondary Action
Gerakan kedua adalah gerakan yang diberikan untuk memberikan
kesan natural pada sebauh gerak benda/karakter. Misalnya aniamsi orang berjalan
akan lebih baik jika diberi gerakan tangan berayaun, baju bergerak, rambut yang
naik turun dst.
4. Anticipation
“gerakan sebelum gerakan utama”
Jika gerakan utamanya melompat, maka sebelum melompat ada
gerakan pendahulunya, yaitu menunduk. Gerakan antisipasi ini berlaku untuk
semua adegan.
5. Follow through and overlapping action
“gerakan setelah gerakan”
adalah gerakan yang terjadi setelah adanya sebuah aksi.
Proses berhenti pada sebauh karakter tidak lantas menghentikan semua anggota
objek.
Misalnya gerakan yang terjadi setelah karakter melompat,
maka akan ada gerakan sisa dari daya dorong tubuh.
5. Arcs
Gerak lengkung adalah gerakan alami pada semua objek yang
ada di bumi ini. Setiap kita bergerak pada dasarnya adalah gerakan lengkung.
Hal ini akan memberikan kesan dinamis pada gerakan.
6. Squash and Stratch
Elastisitas adalah prinsip yang wajib diberikan untuk
memberikan kesan lentur pada objek/karakter meskipun pada dasarnya objek
tersebut adalah benda padat. Hal ini diberikan untuk memberikan kesan bobot
atau bahkan untuk memberi efek kartun.
8. Staging
Penempatan bidang gambar pada frame. Pada dasarnya film
adalah media yang dibatasi oleh bingkai dan bersifat dua dimensionl. Untuk itu
animator juga wajib memahami teknik ini agar penonton dapat menerima
pesan/gambar dengan jelas.
Penempatan karakter/bloking dan posisi kamera juga penting
untuk dipelajari oleh animator.
9. Slow in, slow out
Adalah akselerasi gerak. Percepatan dan perlambatan gerak
adalah sebuah kejadian yang wajar di bumi ini. Hal ini dikarenakan adanya daya
dorong, gravitasi dan bobot dari sebuah benda.
Semua gerakan pada dasarnya memiliki akselerasi.
10. Exaggeration
Dramatisasi adegan. Khusus untuk animasi, animator harus
memberikan ini pada setiap adegannya. Semua kejadian wajib dilebih-lebihkan,
misalnya kaget, lesu, marah, bicara, dst.
11. Solid Drawing
Kemampuan menggambar adalah penting dimiliki oleh animator,
sekalipun dia adalah animator 3 dimensi/komputer. Pengetahuan menggambar akan
mampu memberikan kekuatan khusus pada saat animator membuat karya animasi.
Misalnya kemampuan membaca objek yang bervolume, cahaya, bayangan dan bobot.
12. Appeal
Daya tarik karakter. Menariknya sebuah karakter dalam film
animasi tidak lepas dari peran animator, karena setiap adegan yang diperagakan
oleh tokoh animasi diciptakan oleh animator.
Kemampuan berakting dari seorang animator sangatlah perlu
untuk menghidupkan karakter dan memberikan daya tarik serta kharisma dari
karakter animasinya.
Untuk itulah seharusnya animator bisa bisa berakting, paling
tidak untuk keperluan animasi yang sedang dibuatnya.
IV. Tutorial sederhana untuk membuat animasi Text
Delete objek default yaitu kotak dengan tekan X lalu Enter.
Add objek atau Shift + A
Pilih Text untuk animasi berupa text atau huruf.
Dan masih banyak lagi objek-objek yang lain.
Lalu Tab untuk mengubah menjadi edit mode. Lalu ketikan
sebuah huruf atau kalimat.
Tekan Tab kembali untuk menjadikan objek mode.
Setelah menjadi objek mode kembali tinggal membuat huruf
tersebut digerakan dengan sistem keyframe.
Pilih mode rotasi yang diinginkan (disamping global)
pilih frame 1, atau ketikan 1
di objek insert-kan keyframe atau tekan I lalu pilih
LocRotScale. Atau anda bisa pilih key yang lainnya.
Lalu masuk ke frame 50 (sesuai keinginan anda) atau ketikan
50 di toolbar bawah ini.
Setelah ada di frame 50, gerakan huruf tersebut secara
verical atau horizontal sesuai keinginan.
Setelah di gerakan insrt keyfram kembali I.
Nah, aniamsi gerak sederhana telah selesai, sekarang tinggal
mencobanya atau play, atau dengan shortcut Alt + A
untuk stop, Alt + A kembali.
Sekian sedikit pengenalan tentang salahsatu software atau
aplikasi animasi 3D yaitu Blender, silahkan bagi sahabat2 yang ingin belajar
aplikasi ini tinggal search tutorial-nya di google dan banyak komunitas yang
tersedia.
REFERENSI :
Website : www.stradagengs.blogspot.com and
www.stradagengs.wordpress.com
untuk situs lebih lengkapnya bisa langsung klik di bawah ini
:
Langganan:
Postingan (Atom)


